Dua Masalah Mendesak Jakarta Ahok

by
Ahok

lbh-apik.or.id – Pada perayaan HUT ke-497 Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok mengungkapkan dua masalah utama yang perlu segera diselesaikan di ibu kota. Ahok menyoroti bahwa isu pertama yang harus diatasi adalah tata kelola kota. Dalam sebuah forum bertajuk “Ask Ahok Anything” di Heart Space, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Ahok menyampaikan pandangannya bahwa kemacetan dan banjir adalah masalah yang berulang kali dibahas, tetapi yang paling mendesak saat ini adalah memperbaiki tata kota.

” Baca Juga: Anies Dan Prabowo Peluang Dialog Bangsa “

Tata Kelola Kota

Ahok mengusulkan konsep kerja sama untuk mengatasi permukiman padat di Jakarta. Menurutnya, dengan membangun jalur alternatif, kota ini bisa lebih teratur. Ia menawarkan konsep pembangunan vertikal di area permukiman padat. “Kenapa nggak tempat yang padat itu, kita tawarkan kerja sama, kita bangun ke atas, tapi mereka dapat tiga kali,” ujar Ahok. Ia mencontohkan jika sebuah tanah seluas 100 meter persegi bisa dikumpulkan menjadi satu hektar. Pemilik tanah akan mendapatkan tiga kali luas tanahnya setelah pembangunan vertikal.

Ahok menjelaskan bahwa setengah dari lahan yang diperoleh bisa digunakan sebagai taman dan setengahnya lagi untuk jalur alternatif. Hal ini akan membantu menata kota dengan lebih baik dan menyediakan lebih banyak jalur untuk lalu lintas. Selain itu, jalur sepeda juga bisa dimanfaatkan, dengan memanfaatkan taman dan sungai sebagai jalur alternatif. Sehingga tidak menggunakan jalan yang sudah ada.

Transparansi Anggaran

Masalah kedua yang diungkapkan Ahok adalah transparansi anggaran. Ia menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan agar masyarakat merasa uang pajak yang mereka bayarkan digunakan dengan benar. “Orang udah bayar pajak itu mahal, orang pengen tahu kan, uang saya dipakai ke mana,” kata Ahok. Menurutnya, transparansi dalam pengelolaan anggaran sangat penting agar masyarakat mau terus membayar pajak. Ahok juga menyoroti bahwa usaha untuk menjalankan transparansi anggaran harus terus dilakukan untuk membangun kepercayaan publik.

Baca Juga :   Kisah Inspiratif Mahasiswa Kurang Mampu Diterima Di UGM

Ia khawatir jika transparansi tidak dijalankan, masyarakat akan semakin enggan membayar pajak. Ia menekankan bahwa jika pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan, maka masyarakat akan lebih percaya dan mau membayar pajak. Selain itu, usaha untuk meningkatkan transparansi juga harus diikuti dengan usaha untuk menjalankan berbagai program yang telah direncanakan.

” Baca Juga: Kebakaran di Revo Mall Bekasi: Tidak Ada Korban Jiwa “

Peringatan HUT Jakarta ke-497

Jakarta memperingati ulang tahun ke-497 dengan tema “Jakarta Kota Global Berjuta Pesona.” Upacara peringatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara HUT Kota Jakarta Tahun 2024, yang menandai peralihan status ibu kota negara menuju pembangunan baru sebagai kota global. Ahok berharap dengan menyelesaikan masalah tata kelola kota dan transparansi anggaran. Jakarta dapat berkembang menjadi kota global yang lebih teratur dan dipercaya oleh warganya.

No More Posts Available.

No more pages to load.