Valve Minta Feedback Pemain tentang Steam Deck

by

Diluncurkan pada 25 Februari kemarin, Steam Deck menyambut lumayan banyak aplaus, tidak cuma sebab letaknya selaku konsol tetapi pula Komputer portabel. Saat ini, sehabis sebagian pekan semenjak awal kali diluncurkan, Valve tampaknya mau ketahui dengan apa opini pemeran terpaut Steam Deck sepanjang ini.

Baca Juga :

Dalam artikel terkini di laman sah Steam, Valve mengkonfirmasi kalau mereka meningkatkan fitur terkini yang membolehkan pemeran buat berikan opini hal Steam Deck. Lebih spesifiknya, Valve memohon feedback pemeran hal game- game yang sudah terverifikasi di Steam Deck, untuk mengakulasi informasi terpaut apakah game- game itu berjalan dengan bagus.

Valve Memohon Feedback Pemeran Supaya Ketahui Apakah Steam Deck Berperan Cocok Harapan

Artikel itu pula menarangkan bila Valve memohon feedback pemeran bukan buat mengubah kompabilitas dari game- game khusus, melainkan buat memandang apakah Steam Deck berperan cocok dengan yang diharapkan Valve ataupun pemeran.

Valve Memohon Feedback Pemain

Buat dapat“ mengaktifkan” fitur itu, sehabis berakhir memainkan permainan yang sudah terverifikasi di Steam Deck( yang mana dikala ini merupakan lebih dari 1, 000 permainan), pemeran hendak ditanyai apakah mereka bisa membagikan feedback. Metode kegiatan fitur itu selaras dengan statment Valve yang mengatakan bila fitur itu mana suka nama lain tidak harus buat dicoba oleh pemeran.

Steam Lalu Kekuasaan Pasar Komputer Gaming

Dengan Steam yang mencapai 31 juta pemeran terkini di 2021 kemarin, gerai digital dari Valve itu lalu memimpin pasar Komputer gaming. Selaku hasilnya, terdapat terus menjadi banyak pemeran yang memakai Steam selaku tempat buat membeli permainan, yang setelah itu bisa berakibat pada banyaknya permohonan pasar buat Steam Deck. Karenanya, tidak membingungkan bila Valve mau senantiasa membenarkan bila Steam Deck bertugas cocok ekspektasi, paling utama buat game- game yang berjalan didalamnya.

Baca Juga :   User Steam di Cina Temukan Cara Jebol Pemblokiran Konten Dewasa dengan Wallpaper Engine

No More Posts Available.

No more pages to load.